Arsip Berita Pengadilan

PANITERA PA KUALA PEMBUANG RAIH PRESTASI DI WORKSHOP ONLINE DIGITAL BRANDING AND RE-TARGETING

 

Kuala Pembuang│pa-kualapembuang.go.id

PA.KUALAPEMBUANG Berdasarkan surat dari Badan Litbang Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI Nomor : 211/Bld/S/5/2020 Perihal Pemanggilan Peserta Workshop Online Digital Branding And Re-targeting, yang dilaksanakan mulai dari tanggal 18 s/d 19 Mei 2020 secara daring melalui Aplikasi Zoom Meeting kerjasama Pusdiklat Mahkamah Agung RI dengan Tempo. Dalam kesempatan tersebut Tempo menunjuk fasilitator atau Workshop Trainer adalah Tito Sulistiantoro (Digital Marketing Specialist).

PANITERA PA KUALA PEMBUANG RAIH PRESTASI DI WORKSHOP ONLINE DIGITAL BRANDING AND RE-TARGETING (1).png

Nampak Panitera PA Kuala Pembuang M. Ikhwan, S.Ag.,S.H.,M.H
saat mengikuti Workshop Digital Branding And re-Targeting melalui zoom meeting

Dalam kesempatan tersebut Tito Sulistiantoro trainer dari Tempo itu mengungkapkan bahwa semakin banyak mereka yang mulai membangun aset digital. Baik itu mereka yang mempelajarinya secara otodidak, mengikuti pelatihan, maupun workshop secara berkala. Namun sangat disayangkan, bahwa ilmu Digital Marketing semakin berkembang setiap harinya, sehingga tidak boleh lengah sedikitpun terhadap perkembangan itu. Menurut Tito begitu sapaan akrab trainer muda dari Tempo tersebut menyatakan bahwa workshop ini dirancang untuk siapapun yang ingin menambah pengetahuan dan skill (praktik) dalam hal mengembangkan aset digital dengan berbisnis online. Tak terkecuali lembaga-lembaga pemerintahan seperti Mahkamah Agung dan empat lembaga perdailan yang berada di bawahnya, pungkasnya.

PANITERA PA KUALA PEMBUANG RAIH PRESTASI DI WORKSHOP ONLINE DIGITAL BRANDING AND RE-TARGETING (3).png

Nampak para peserta Workshop Digital Branding And re-Targeting
dari 4 (empat) lingkungan peradilan yang berada di bawah Mahkamah Agung RI

Lebih lanjut Tito menyampaikan bahwa tujuan dan manfaat yang ingin dicapai dalam Workshop Online Digital Branding And Re-targeting ini antara lain : 1). Peserta mampu memiliki hosting dan domain korporat serta mendesain website untuk kepentingan atau tujuan website itu dibuat, 2). Peserta mampu membuat sebuah halaman penjualan dalam website korporat 3). Peserta mampu menghubungkan antara website korporat dan whatsapp otomatis. 4) Peserta mampu membuat konten iklan yang menarik 5). Peserta mampu menghubungkan antara Facebook Ads dengan Instagram Ads dan 6). Peserta mampu menjadikan Instagram Korporat Personal menjadi Instagram Business.

 

PANITERA PA KUALA PEMBUANG RAIH PRESTASI DI WORKSHOP ONLINE DIGITAL BRANDING AND RE-TARGETING.png

Nampak para peserta Workshop Digital Branding And re-Targeting
begitu antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh trainer dari Tempo

 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut mengagendakan beberapa materi yang disampaikan, yakni : 1). Pengenalan tentang hosting, domain, cpanel 2). Membuat halaman jualan di website / Landing Page 3 Cara upload content menarik 4). Setting Facebook Page, dan Facebook Ads dll. Adapun metode Workshop disampaikan secara daring dengan sistem presentasi sekaligus praktik yang bersifat dinamis, bertanya kapanpun.

Sesi terakhir hari kedua sebelum kegiatan Workshop ditutup secara resmi trainer dari Tempo tersebut mengumumkan 5 (lima) peserta terbaik selama mengikuti Workshop Online Digital Branding And re-Targeting, yakni : 1). Zikri, S.H.I.,M.H (Hakim Juru Bicara MS Subulusalam 2). Edy Sameaputy, S.H.,M.H (Hakim Juru Bicara PN Wates 3). Aswar Asmir, S.Kom (Sekretaris PN Lasusua 4). I.G.A.G. Swandana, S.T.,M.Si (Sekretaris PN Negara dan 5). M. Ikhwan, S.Ag.,S.H.,M.H (Panitera Pengadilan Agama Kuala Pembuang).

Dalam kesempatan tersebut Ketua Pengadilan Agama Kuala Pembuang Roni Fahmi, S.Ag.,M.A memberikan apresiasi atas keberhasilan Panitera Pengadilan Agama Kuala Pembuang menjadi salah satu peserta terbaik dalam pelatihan tersebut. Saat ditemui tim redaksi mantan Panitera Muda Gugatan PA Palangka Raya tersebut berharap semoga apa yang diperoleh selama mengikuti Workshop tersebut bisa bermanfaat bagi Pengadilan Agama Kuala Pembuang sebagai lembaga penegak hukum yang dipercaya oleh masyarakat. (Redaksi/IT).